Akhirnya, Agustus lalu terbentuk juga sebuah band profesional yang personelnya terdiri dari anak-anak Pakpak (baca beritanya di rubrik
kebudayaan). Sebuah band yang namanya diambil dari kata Pakpak; MERANDAL yang artinya kurang lebih cakep sekali, bagus
sekali.
Ini adalah wujud dari kepedulian anak-anak muda Pakpak yang tidak cuma bicara. Bahkan personelnya sendiri, maunya
» Selengkapnya .....
Donatur Dompet Pakpakonline
06/09/2010 :: Haris Kudadiri -PT Freeport Indonesia PAPUA
03/11/2008 :: Nasrul Bahar
28/02/2008 :: Makmur Bintang - LHOKSEUMAWE
19/07/2007 :: Jansen H Sinamo - Jakarta
19/07/2007 :: Albiker Sinamo, SE,MSc. - Jakarta
28/05/2007 :: Haris Kudadiri- PT Freeport Indonesia PAPUA
17/03/2007 :: Sdr. Elohansen Padang, S.si - Manokwari
15/03/2007 :: Irham Hidayat Padang - Kaltim
NB: BANK MANDIRI Cab. SUDIRMAN YOGYAKARTA
a.n Nur Wahyu Hanani No.Rek :137-0001207741
'IKATAN KELUARGA PAKPAK DAIRI SILIMA SUAK BANDUNG SEKITARNYA (IKEPDASIS)'
Mengundang yang terhormat :
Bapak/Ibu/Sdr/i untuk menghadiri pelantikan pengurus IKEPDASIS dan Malam Budaya Pakpak Dairi,
hari : Selasa, 20 Mei 2008
Pukul 15.30 – 18.00 : Talkshow
Pukul 18.00 – 22.00 : Makan bersama
Pelantikan pengurus
Hiburan artis dan pagelaran tari
Tempat : Aula Agape Lt. 4 RS.Immanuel Jl.Peta No,161 Bandung
Hormat kami,
Ketua Panitia
Rajasa P Berutu, S.Sos
Catt : -


Kamis, 28/08/2008

Merdeka!!!!!!!!! Merdeka!!!!!! Merdeka!!!!!!
Njuah-juah kita karina :
Cerita ini agar jangan ada kesimpang siuran pendapat orang lain yang mengaku Pertama sekali menemukan lokasi Lae Simunngun di desa Sopokomil bila perlu tolong di sampaikan kepada pemerintah setempat agar dapat di simpan menjadi arsip di kemudian hari bila mana diperlukan.
Di sekitar Tahun 1962 setelah selesai perang saudara(Permesta)atau lebih dikenal P.R.R.I di tanah air kita Indonesia tercinta mamberru kami : Siggit Boangmanalu selalu rajin masuk kehutan belantara mencari sesuatu untuk kebutuhan rumah tangga, misalnya rotan, kayu yang ternama dll.
Dengan petualangan yang di lakukan seorang diri menjelajah hutan belukar, rupanya mamberru kami pun mengadakan waktu untuk istirahat di tepian Lae Simungun, di bawah air terjun Lae Simungun yang ketinggiannya +/- 10 meter yang membuat keindahan tertentu di tengah hutan tersebut.
Di dalam istirahatnya tanpa di sengaja dia tertarik pada batu-batu yang ada di sekitar aliran sungai tersebut dan amang boru kami pun mengadakan kegiatan untuk membelah batu-batu yang dia temukan di pinggiran sungai ini.semakin lama diadakan penggalian semakin tertarik rasanya melihat batu tersebut,walaupun dengan sarana yang sangat minim dengan hanya memakai golok saja.
Tanpa di duga-duga mamberru kami membawa batu dari Lae simungun, beratnya minta ampun dan ini kami buat mainan karena kami tidak mengetahui arti dari pada batu tersebut.. Tapi begitu kagetnya mamberru melihat batu tersebut di obrak-abrik oleh preman na jugul saat itu.
Setelah mamberru mengatakan bahwa ini adalah harta karun yang terpendam katanya membuat kami geli tertawa ter masuk namberru tercinta ikut-ikut tertawa mendengarkan. ( namberru masih hidup ).
Begitu gigihnya mamberru pergi walaupun seorang diri ke lokasi dimana batu yang memberikan harapan dimasa depan sudah ter lihat olehnya. Setiap dia pergi ke lokasi tersebut, dia selalu membawa pulang batu tersebut semampu dia bisa bawa. dan kami selalu menertawakannya dan saya pun sempat melontarkan kata2 angan-angan ni parsendor, karena mamberru kami selalu mengatakan pada kami lihat nanti di kemudian hari bahwa Sopokomil ini akan terdengar teriakannya ke seluruh dunia.
Kegelian mendengar kata-kata mamberru kami menjadi suatu ocehan bagi yang mendengarkan disekitarnya, memang kampung kami Sopokomil adalah salah satu ejekan di setiap hari onan, karena bagi masyarakat menganggap kalau keluaran dari sana adalah orang yang masih terbelakang.
Mamberru yang terkenal rajin kerja di ladang maupun di sawah, sedikit tergiur dengan benda-benda tersebut, yang mengakibatkan masukan keuangan buat kantong saya terasa berkurang, karena dia telah melupakan tugasnya buat kami yaitu membuat jebakan lobang untuk wangkah ( babi hutan ) apabila jebakan atau lobang yang di buat mamberru berhasil maka mamberru inipun cepat - cepat memanggil saya untuk mengambil hasil jebakan itu dan kami jual ke Pasar Parongil dan hasilnya buat saya sendiri.
Hari bertambah hari tanpa terasa batu yang di bawa mamberru dari hutanpun sempat menumpuk di halaman rumahnya pandangan yang di lontarkan mamberru terhadap tumpukan batu tersebut seola-olah
menjadi rumah idaman yang penuh dengan intan yang berkilau-kilauan di sekeliling rumahnya,
Di pagi hari yang indah mamberru terlihat membersihkan segumpalan batu dengan warna yang menarik putih berkilau corak crystal intan dan sambil minum kopi yang tersedia dan ubi jalar sebagai pengganjal perut sebelum berangkat kesawah. Mamberru berkata ini adalah intan lihat coraknya seperti anting2 namberrumu dan mata kalung namberrumu, namberrupun sedikit tersinggung karena kata2 itu dianggap menyindir, sembari mengatakannya jangan dengarkan itu jangan-jangan ketemu sesuatu dihutan jadi begitu omongannya katanya.
Memang dasar orang yang gigih dan kuat keinginanannya, dia tak menyerah begitu saja walupun kami semua tidak menanggapi segala ucapan-ucapanya itu dia tetap jalan sendiri pantang menyerah sebelum berperang katanya.
Rupa-rupanya tumpukan batu tersebutpun ikut menggoda pandangan kita, seola-olah berkata ambilah saya, saya ini adalah berlian bisa buat mata cincin, dan mata kalung, juga anting untuk mempercantik umat manusia.
Nah setelah itu kita coba sesuai dengan omongan mamberru bahwa itu adalah memang jelas-jelas dapat berhasil memotong kaca dengan bagus. Sesuai dengan pengetahuan kita saat itu, yang dapat memotong kaca hanyalah intan, tak ada benda lain makanya disebuat dahulu penemuan batu intan yang berharga karena kita tidak tau kandungan apalagi yang dapat di temukan ditempat itu.
Keadaan yang baikpun sempat kita pergunakan membuat batu cincin sebesar-besanya, membuat pajangan di rumah dll.
Walaupun mamberru sudah tiada, impiannya telah menjadi suatu kenyataan membuat daerah itu jadi terkenal seperti ucapannya sewaktu dia masih hidup.
Sudah banyak masyarakat setempat yang dapat mencicipi hasil perjuangan mamberru, walaupun orang2 tidak tahu siapa sebenarnya orang yang membuka lahan yang paling terkenal Dunia itu
Yaitu : Siggit Boangmanalu
istri
Amman br Bako ,
Anak mamberru ada dua orang bekerja di Pemda Kabupaten Dairi /Sidikalang yaitu Hisar Boangmanalu dan Kadir Boangmanalu.
Pengirim:
Stephen Lupin Bako
10567 Ohio st Loma Linda
Califonia 92354 U.S.A.
Agustus,17. 2008
E-mail ( pakbako@Hotmail.com )
Friendster : BOA-BOA
Cellphone ( 909 ) 5200-337.