Redaksional Sambutan Tim Redaksi Dompet pakpakonline
Kan Kuta Nai Kan Ranto Nai
Sekilas Pakpak Kebudayaan Kesenian Bahasa Makanan Tradisional Marga pakpak Oning-Oningen Kamus Pakpak
Forum Keanggotaan Info Kerja Mengisi Buku Tamu Lihat Buku Tamu Surat Pembaca Organisasi Pakpak
Galeri Foto
Pakpakonline, Menembus Batas, Memperdekat Jarak Komunikasi bagi semua masyarakat Pakpak dimanapun berada
Sabtu, 04 September 2010
NJUAH NJUAH

MERANDAL BAND

Akhirnya, Agustus lalu terbentuk juga sebuah band profesional yang personelnya terdiri dari anak-anak Pakpak (baca beritanya di rubrik kebudayaan). Sebuah band yang namanya diambil dari kata Pakpak; MERANDAL yang artinya kurang lebih cakep sekali, bagus sekali. Ini adalah wujud dari kepedulian anak-anak muda Pakpak yang tidak cuma bicara. Bahkan personelnya sendiri, maunya
» Selengkapnya .....

DOMPET NTA

Donatur Dompet Pakpakonline

03/11/2008 :: Nasrul Bahar
28/02/2008 :: Makmur Bintang - LHOKSEUMAWE
19/07/2007 :: Jansen H Sinamo - Jakarta
19/07/2007 :: Albiker Sinamo, SE,MSc. - Jakarta
28/05/2007 :: Haris Kudadiri- PT Freeport Indonesia PAPUA
17/03/2007 :: Sdr. Elohansen Padang, S.si - Manokwari
15/03/2007 :: Irham Hidayat Padang - Kaltim

NB: BANK MANDIRI Cab. SUDIRMAN YOGYAKARTA
a.n Nur Wahyu Hanani No.Rek :137-0001207741

» Selengkapnya ...

AGENDA

'IKATAN KELUARGA PAKPAK DAIRI SILIMA SUAK BANDUNG SEKITARNYA (IKEPDASIS)'



Mengundang yang terhormat :
Bapak/Ibu/Sdr/i untuk menghadiri pelantikan pengurus IKEPDASIS dan Malam Budaya Pakpak Dairi,
hari : Selasa, 20 Mei 2008
Pukul 15.30 – 18.00 : Talkshow
Pukul 18.00 – 22.00 : Makan bersama
Pelantikan pengurus
Hiburan artis dan pagelaran tari
Tempat : Aula Agape Lt. 4 RS.Immanuel Jl.Peta No,161 Bandung
Hormat kami,




Ketua Panitia




Rajasa P Berutu, S.Sos

Catt : -


LINK



D E T A I L

Senin, 29/03/2010

Pengendalian Hama PBKo

giahta solin

Medan Bisnis, Salak

Selama ini, rendahnya kualitas menjadi faktor kendala dalam eksport atau tataniaga komoditi kopi adalah masalah mutu. Kualitas biji kopi yang rendah sangat mempengaruhi nilai jual. Salah satu penyebab menurunnya mutu biji kopi, umumnya dari Indonesia akhir-akhir ini diakibatkan oleh tingginya pemakaian pestisida.

Demikian dijelaskan perwakilan Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Ir Soekadar Wiryadiputra MS saat pelatihan satu hari penanggulangan dan pencegahan serangga penggerek buah kopi ((PBKo), Kamis (11/3) di Aula Pemkab Pakpak Bharat di Salak.

”Residu bahan kimia yang dikandung dalam biji kopi yang disebabka pemakaian pestisida buatan untuk membasmi hama dimaksud seringkali akan berdampak pada penurunan kualitas,” ujarnya. Sehubungan itu, terangnya, untuk mempertahankan mutu komoditi kopi supaya tetap terjaga dan terjamin,pihaknya kini menawarkan kepada petani kopi di daerah ini sebuah temuan dan nilai sangat efektif sebagai pengganti alternatif sebagai pengendali hama perusak buah kopi.

Sistim atau metode yang ditawarkan pusat penelitian itu, menurut Wiryadiputra adalah dengan melaksanakan pola kultur teknis sanitasi. Ditambahkan, dengan metode ini, serangan hama terhadap biji kopi dapat menurun dari 45 % menjadi 0,5 % sampai 3 %. Kemudian, pihaknya kini telah menemukan sejenis perangkap serangga atau hama penggerek buah kopi bernama Brocap Trap. Alat ini, katanya, menggunakan dan dilengkapi dengan senyawa Hypotan yang diproduksi oleh Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia. Menurut Wiryadiputra, pemakaian Brocap Trap dapat menjebak sekitar 1000 ekor serangga per minggu. Penempatan alat sejenis ini dapat diletakkan 20 s/d 40 titik per hektar atau sekitar 1600 populasi pohon kopi. ”Bahkan dengan pemakaian alat ini, produksi kopi dapat meningkat hingga 20 %,” tandasnya.

Peragakan: Soekadar Wiryadiputra tengah memperagakan pembuatan alat Brocap Trap dengan mempergunakan botol air minum mineral di pertanaman kopi petani di Salak.