Redaksional Sambutan Tim Redaksi Dompet pakpakonline
Kan Kuta Nai Kan Ranto Nai
Sekilas Pakpak Kebudayaan Kesenian Bahasa Makanan Tradisional Marga pakpak Cerita Rakyat Kamus Pakpak
Forum Keanggotaan Info Kerja Mengisi Buku Tamu Lihat Buku Tamu Surat Pembaca Organisasi Pakpak
Galeri Foto
Pakpakonline, Menembus Batas, Memperdekat Jarak Komunikasi bagi semua masyarakat Pakpak dimanapun berada
Kamis, 09 September 2010
DOMPET NTA

Donatur Dompet Pakpakonline

06/09/2010 :: Haris Kudadiri -PT Freeport Indonesia PAPUA
03/11/2008 :: Nasrul Bahar
28/02/2008 :: Makmur Bintang - LHOKSEUMAWE
19/07/2007 :: Jansen H Sinamo - Jakarta
19/07/2007 :: Albiker Sinamo, SE,MSc. - Jakarta
28/05/2007 :: Haris Kudadiri- PT Freeport Indonesia PAPUA
17/03/2007 :: Sdr. Elohansen Padang, S.si - Manokwari
15/03/2007 :: Irham Hidayat Padang - Kaltim

NB: BANK MANDIRI Cab. SUDIRMAN YOGYAKARTA
a.n Nur Wahyu Hanani No.Rek :137-0001207741

» Selengkapnya ...

AGENDA

'IKATAN KELUARGA PAKPAK DAIRI SILIMA SUAK BANDUNG SEKITARNYA (IKEPDASIS)'



Mengundang yang terhormat :
Bapak/Ibu/Sdr/i untuk menghadiri pelantikan pengurus IKEPDASIS dan Malam Budaya Pakpak Dairi,
hari : Selasa, 20 Mei 2008
Pukul 15.30 – 18.00 : Talkshow
Pukul 18.00 – 22.00 : Makan bersama
Pelantikan pengurus
Hiburan artis dan pagelaran tari
Tempat : Aula Agape Lt. 4 RS.Immanuel Jl.Peta No,161 Bandung
Hormat kami,




Ketua Panitia




Rajasa P Berutu, S.Sos

Catt : -


LINK



D E T A I L

25-01-2009

SEMANGAT JANGAN MENGENDOR

Keresahan, kegelisahan saja selalu muncul dalam hati kita, atas kepakpakan, itu sudah menjadi modal untuk semangat. Modal yang bisa diarahkan untuk menjadi konsep melangkah. Kalau kita ikuti pakpakonline ini, rubrik yang paling favorit selama ini adalah BUKU TAMU. Luar biasa. Update terus. Mulai dari kirim-kirim salam, menawarkan ide, mengeritik dengan bentuk dan gaya bahasa sendiri, sampai ada juga yang sedikit ''kasar'', itu biasa. Itu kita anggap sebagai proses. Dari awal, kalau kita lihat motto website ini, intinya adalah menjadi tempat berkomunikasi bagi komunitas Pakpak di manapun berada. Itu rasanya sudah tercapai. Lalu, apa langkah berikutnya? Keluhan pun tak kalah banyak yang muncul, misalnya bagaimana tidak tampak adanya saling membuka peluang dan lain sebagainya. Barangkali, sangat arif jika kemajuan Pakpak selalu kita berangkatkan dari langkah masing-masing. Bayangkan, kalau semua putra-putri Pakpak giat, bertempur sekuat tenaga untuk kemudian bisa tampil karena usaha dan upaya sendiri. Bukan main. Kalau saja ada 10.000 anak Pakpak seperti itu, kemudian menggalang satu kesatuan, untuk kemudian secara estafet menularkan cara (memberi pancing, bukan berharap diberi ikan), lebih bukan main lagi. Orang Pakpak itu tangguh. Orang Pakpak itu selalu berfikiran positif. Orang Pakpak itu selalu ingin maju. Orang Pakpak itu selalu berusaha sendiri untuk memajukan diri sendiri. Kalau sudah begitu, mari kita bicara apa yang akan kita lakukan dalam takaran, di luar diri kita sendiri. Kalau tidak, batasnya masih di arena duhul dan saling mengkritisi. Ah, enggo mi. Merlojang mo kita masing-masing lebih kencang, nanti di garis finish kita bersalaman dan berangkulan, kemudian mengeratkan jabat tangan, lalu melihat segala sesuatunya dengan hati yang terang. Semoga.

pakpakonline.com