Redaksional Sambutan Tim Redaksi Dompet pakpakonline
Kan Kuta Nai Kan Ranto Nai
Sekilas Pakpak Kebudayaan Kesenian Bahasa Makanan Tradisional Marga pakpak Cerita Rakyat Kamus Pakpak
Forum Keanggotaan Info Kerja Mengisi Buku Tamu Lihat Buku Tamu Surat Pembaca Organisasi Pakpak
Galeri Foto
Pakpakonline, Menembus Batas, Memperdekat Jarak Komunikasi bagi semua masyarakat Pakpak dimanapun berada
Kamis, 09 September 2010
DOMPET NTA

Donatur Dompet Pakpakonline

06/09/2010 :: Haris Kudadiri -PT Freeport Indonesia PAPUA
03/11/2008 :: Nasrul Bahar
28/02/2008 :: Makmur Bintang - LHOKSEUMAWE
19/07/2007 :: Jansen H Sinamo - Jakarta
19/07/2007 :: Albiker Sinamo, SE,MSc. - Jakarta
28/05/2007 :: Haris Kudadiri- PT Freeport Indonesia PAPUA
17/03/2007 :: Sdr. Elohansen Padang, S.si - Manokwari
15/03/2007 :: Irham Hidayat Padang - Kaltim

NB: BANK MANDIRI Cab. SUDIRMAN YOGYAKARTA
a.n Nur Wahyu Hanani No.Rek :137-0001207741

» Selengkapnya ...

AGENDA

'IKATAN KELUARGA PAKPAK DAIRI SILIMA SUAK BANDUNG SEKITARNYA (IKEPDASIS)'



Mengundang yang terhormat :
Bapak/Ibu/Sdr/i untuk menghadiri pelantikan pengurus IKEPDASIS dan Malam Budaya Pakpak Dairi,
hari : Selasa, 20 Mei 2008
Pukul 15.30 – 18.00 : Talkshow
Pukul 18.00 – 22.00 : Makan bersama
Pelantikan pengurus
Hiburan artis dan pagelaran tari
Tempat : Aula Agape Lt. 4 RS.Immanuel Jl.Peta No,161 Bandung
Hormat kami,




Ketua Panitia




Rajasa P Berutu, S.Sos

Catt : -


LINK



D E T A I L

05-02-2009

Inmemoriam Abdul Aziz Angkat, Putra Kebanggaan Pakpak itu Terlalu Cepat Pergi....

Almarhum Drs H Abdul Aziz Angkat MSP, sudah lama menjadi kebanggaan masyarakat Pakpak. Tak saja setelah dia terpilih menjadi Ketua DPRD Sumut sejak dua bulan lalu. Saat terpilih pertama kali menjadi anggota DPRD Sumut sekitar 12 tahun lalu, Aziz sudah memberikankebanggaan bagi komunitas Pakpak di tanah air. Kebanggaan masyarakat Pakpak pun semakin menebal kepada pria murah senyum kelahiran 10 Januari 1958 ini, tatkala dirinya terpilih menjadi orang nomor dua di Partai Golkar Sumatera Utara (Sekretaris DPD). Puncak kebanggaan warga Pakpak kepada Aziz Angkat sudah barang tentu saat dirinya dipercaya menjadi orang satu di DPRD Sumut, menggantikan H Abdul Wahab Dalimunthe SH yang hengkang ke Partai Demokrat. Dalam sejarah perjalanan karier politiknya, mantan dosen Unimed ini telah menorehkan catatan prestasi luar biasa cemerlang. Aziz mencatat berbagai rekor 'serba pertama' dalam kapasitasnya sebagai kalak (orang) Pakpak. 'Serba pertama' dimaksud antara lain, Aziz Angkat adalah kalak Pakpak pertama menjadi anggota DPRD Sumut. Dia juga kalak Pakpak pertama menjadi Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut. Dan Aziz pula yang akan tercatat dalam sejarah sekaligus dikenang masyarakat Pakpak di seantero nusantara sebagai orang pertama yang pernah menjadi Ketua DPRD Sumut. Dalam pergaulannya sebagai politisi dan anggota DPRD Sumut selama dua periode lebih, Aziz dikenal sebagai politisi cerdas dan mudah bergaul dengan kelompok manapun. Aziz dikenal sebagai tipikal politisi yang fleksibel. Aziz sejatinya merupakan etnis Batak (Pakpak). Karenanya sungguh aneh dan sangat mengejutkan bila dia menghembuskan nafas terakhirnya saat demo digelar oleh komunitas pendukung Provinsi Tapanuli, yang notabene selama ini sangat akrab dalam lintas pergaulan putra kelahiran Sidikalang Kabupaten Dairi ini. Pasalnya suami dosen Unimed Tiurnalis Siregar MPd dan bapak empat putra ini juga dikenal sebagai pribadi yang dalam pergaulannya sehari-hari fasih berbahasa Batak Toba. Bahkan bahasa Toba bisa disebut sebagai bahasa keduanya, setelah bahasa Pakpak. Saya yang kebetulan sudah lama bergaul dengan almarhum dapat merasakan kepribadiannya yang selalu bersahaja dan penuh nuansa kekeluargaan. "Caleg ma keppe ko ti (caleg juganya kamu ya)," kata Aziz saat saya mertandang ke ruang kerjanya sebagai Ketua DPRD Sumut dua pekan lalu. Ketika disinggung soal perasaannya menjadi Ketua DPRD Sumut, dia mengatakan :"Ah, biasa-biasa sambing ngo kaltu. Jabaten sambing ngo ndates, penghasilan tetap ngo bage si pejolo. Uang keluar nola tambah bue na (Ah, biasa-biasa sajanya kawan. Jabatan memang semakin hebat, tetapi penghasilan tetap seperti dulu. Justru uang keluar semakin bertambah)," tuturnya. Talenta Aziz sebagai organisatoris dan politisi, sejak dini memang sudah mulai terasah, sejak dia masih mahasiswa di IKIP Medan. Saat itu dia menggeluti organisasi ekstra kampus (HMI), dan selanjutnya aktif pula di KNPI Sumut. Selain itu bakat intelektualitasnya juga lumayan menonjol, terbukti sembari aktif di KNPI dan Partai Golkar, Aziz pada era 80 hingga 90-an masih nyambi sebagai dosen di IKIP Medan (kini berubah nama menjadi Unimed). Ketika terbit aturan pemerintah melarang PNS aktif merangkap sebagai politisi, dan diharuskan memilih salah satu, PNS atau parpol, Aziz pun lebih memilih meninggalkan karier dosennya di Unimed. Dan ternyata pilihannya tidak keliru. Sayang, salah satu putra kebanggaan Pakpak itu terlalu cepat pergi meninggalkan orang-orang yang dicintai dan mencintainya. Tak cuma keluarga saja yang berduka, etnis Pakpak, Partai Golkar, keluarga besar DPRD Sumut, dan seluruh masyarakat Sumut pun sepatutnya berduka atas berpulangnya almarhum. Saat bincang-bincang dengan saya, Aziz pernah menyebut dirinya tengah kerja keras sebagai caleg no urut 2 DPR-RI daerah pemilihan Sumut III. Sayang obsesinya ini belum sempat terwujud, dia sudah keburu pergi. Selamat jalan Bang Aziz, air mataku menetes melepas kepergianmu yang terasa terlalu cepat itu. Semoga mendapat tempat yang layak di sisiNYA.Amien ya rabbal alamin. (agus salim ujung-Wakil Sekretaris DPW PAN Sumut)

pakpakonline.com